Jakarta, Trivianews.id– Pameran dagang internasional pada industri perhotelan, makanan, dan minuman di Indonesia, Food & Hospitality Indonesia (FHI) kembali digelar pada tanggal 22 – 25 Juli 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Pada gelaran ke 19 tahun ini, FHI mengusung tema bertajuk “Membangun Masa Depan Industri Kuliner dan Perhotelan yang Berkelanjutan.”
Berbagai program sustainability turut hadir pada FHI 2025 diantaranya Better Stands untuk booth ramah lingkungan, Net Zero Carbon 2030, serta Inklusi Sosial bersama Kopi Kamu dan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) yang memberikan ruang berkarya bagi barista down syndrome. Memperingati Disability Awareness Month, FHI 2025 bekerja sama dengan POTADS akan menyelenggarakan Purple Picnic pada hari kedua pameran, tanggal 23 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi dan kebersamaan untuk mendukung inklusi penyandang disabilitas, sejalan dengan inisiatif global Informa Markets dalam mendorong kesadaran dan keberagaman di lingkungan kerja dan masyarakat.
Beragam inisiatif keberlanjutan dalam mengolah limbah pameran menjadi bahan edukasi bagi komunitas lokal juga dihadirkan FHI 2025 bersama Rekalagam. Inisiatif mengolah limbah makanan menjadi pakan ternak dan kompos yang mendukung ekonomi sirkular dilakukan bersama Magalarva. Daur ulang limbah acara menjadi produk hospitality seperti celemek dan tas bersama 4GoodThings, serta mengelola limbah secara menyeluruh dan memberikan laporan transparan tentang pengurangan jejak lingkungan dilakukan FHI bersama Rekosistem.
Pada FHI 2025 dihadirkan pula seminar tentang sustainability seperti Sustainable Water Solutions for the Future of HORECA oleh Waterhub, Sesi Seminar oleh POTADS, Beyond the Fryer: UCO and Renewable Energy Innovation in Hotels & Restaurants oleh Noovoleum, seminar bertajuk Sustainable Innovation in Hospitality bersama Sentian, Evolve, dan MVB dalam tajuk “Built for Efficiency” dan “Who Pays the Climate Price?” serta “Sustainability for Businesses: It’s more than just Plastic” dan “Ecosystem of Value” oleh Magalarva.
Portofolio Director FHI 2025, Juanita Soerakoesoemah mengatakan, selama tiga dekade FHI selalu konsisten menjadi pameran bisnis terdepan yang terus memperluas cakupannya untuk mendukung ketiga sektor ini secara menyeluruh ke tingkat yang lebih tinggi.
“FHI telah menjadi solusi terpadu yang terus menjadi penunjuk arah keunggulan industri, dengan mendorong konektivitas antar pelaku di sektor F&B dan hospitality. FHI juga dipercaya sebagai platform dinamis yang selalu mendorong inovasi, keberlanjutan, dan kemajuan industri sektor ini di Indonesia, yang merupakan salah satu pasar dengan tingkat pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara,” kata Juanita. (HAS)









