Ke Final Lagi, PSG Jaga Asa Back-to-Back Juara Liga Champions

PSG kembali menembus final yang membuat mereka layak mendapat pujian

Jakarta, Trivianews.id- Paris Saint Germain (PSG) lagi-lagi membuktikan bahwa mereka kini telah berubah menjadi tim besar yang penuh mental juara usai mampu lolos ke Final Liga Champions dua musim berturut-turut.

Di tahun ini, PSG sukses lolos ke Final usai mengalahkan Bayern Munchen dengan agregat 6-5.

Kedigdayaan PSG dalam dua musim terakhir telah merubah perspektif orang terhadap tim ini. Dulu, orang hanya memandang PSG hanyalah sekumpulan tim yang penuh pemain bintang tanpa ada prestasi mentereng di level eropa. Mulai dari era Ibrahimovic – Cavani hingga bersatunya Lionel Messi, Neymar, Kylian Mbappe tetap tidak mampu menghadirkan trofi si kuping besar ke Paris.

PSG harus menunggu 55 tahun untuk akhirnya mengangkat trofi liga champions setelah membantai Inter Milan 5-0 di final musim lalu di Munich.

Menyebut penantian panjang itu langsung terbayar lunas mungkin terasa berlebihan. Namun satu hal yang pasti, kemenangan tersebut tercatat sebagai margin terbesar sepanjang sejarah final European Cup/Liga Champions.

Sejak saat itu, semua orang mulai sadar bahwa skuad racikan Luis Enrique memang berada di level berbeda dibanding tim-tim lain di Eropa.

Bukan cuma fakta bahwa PSG kembali menembus final yang membuat mereka layak mendapat pujian, tetapi juga bagaimana cara mereka melakukannya.

Les Parisiens sempat terseok di awal kampanye musim ini dan bahkan harus melewati babak playoff untuk mencapai fase gugur. Namun setelah itu, PSG melaju ganas menuju final dengan gaya bermain penuh percaya diri seperti musim lalu.

Liga Champions adalah kompetisi paling elite di level klub Eropa, dan PSG racikan Luis Enrique sekali lagi membuktikan kemampuan mereka beradaptasi sesuai kebutuhan pertandingan. Saat menghadapi Bayern, PSG bahkan beralih ke pendekatan yang lebih defensif di babak kedua demi mengamankan hasil.

Sejauh era Liga Champions modern berjalan, hanya Real Madrid besutan Zinedine Zidane yang pernah sukses mempertahankan gelar usai meraih tiga trofi beruntun pada periode 2016 hingga 2018.

Jika PSG musim ini mampu mengulangi pencapaian tersebut, itu akan menjadi salah satu prestasi paling luar biasa dalam sejarah sepak bola Eropa modern.