Jakarta, Trivianews.id-Apa jadinya ketika hidup tanpa listrik selama 7 hari? Tentu saja jika ada pemadaman listrik selma tujuh hari akan mengngganggu aktivitas. kita selama pemadaman listrik tersebut.
Isu soal pemandaman listrik (blackouts) selama tujuh hari viral di media sosial setelah Mantan Wakil Kelapa Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Komjem Pol Purn Dharma Pongrekun memperingatkan soal kemungkinan listrik padam selama tujuh hari ini.
Dalam sebuah tayang pendek, Dharma Pongrekun meminta masyarakat untuk waspada jika terjadi pemadaman listrik selama tujuh hari. “Saya ingatkan, untuk mempersiapkan keadaan darurat dadakan, bagaiman bertahan selama tujuh hari. Mulai ketika listrik mati, berarti bahan makanan busuk, malam tidak ada lampu, air bersih tidak ada karena bergantung kepada jet pump dan sebagainya,” kata Dharma.
Ia menambahkan, keadaan mati listrik akan menambah kepanikan hal itu sudah terjadi di beberapa negara.
Apa yang harus dilakukan?
Ada beberapa yang harus dilakukan ketika listrik padam selama tujuh hari berturut-turut:
1. Stok Air dan Makanan
Ketika listrik padam, kita perlu menyiapkan air dan makanan kering seperti biskuit, mie instan, makanan kaleng dll. Adapun air minum tergantung jumlah keluarga yang ada di rumah, pastikan ketersediaan ari minum dan makanan di dalam rumah.
2. Sediakan Lilin
Ya. Listrik padam tentu membutuhkan pencahayaan. Salah satu yang dibutuhkan adalah lilin. Untuk itu, menyediakan lilin penting di kala listrik mati.
3. Sediakan Uang Tunai
Di saat listrik padam otomatis semua aktivitas yang berkaitan dengan transaksi keungan terutama bank dan mesin ATM akan terganggu.
4. Sediakan obat-obatan yang dibutuhkan
Apabila terjadi pemadaman listrik selama kurun waktu kurang lebih tujuh hari, obat-obatan sangat penting.
5. Sediakan Tisu Basah dan Tandon Air
Saat pemadaman listrik terjadi aktivitas mandi, mencuci pakaian dan lain-lain akan terganggu. Oleh karena itu menyediakan tisu basah dan juga tandon air sangat perlu.
Tanggapan PLN
Beredarnya isu pemadaman listrik selama tujuh hari berturut hinggka kini belum ada tanggpan resmi dari PLN.









