PULAU TIDUNG – Kawasan ikonik Jembatan Cinta di Pulau Tidung kini tampil lebih mempesona! Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cakrawala Bahari baru saja melakukan inisiatif cerdas dengan membangun fasilitas ayunan estetik di kawasan tersebut. Penambahan fasilitas ini digadang-gadang akan menjadi magnet baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu.
Ketua Pokdarwis Cakrawala Bahari, Maat Sugandi, mengungkapkan bahwa proyek ini lahir dari keinginan untuk memperkaya pengalaman wisata di Jembatan Cinta. Selama ini, pengunjung hanya terbiasa dengan suasana gazebo yang ada, namun kini mereka punya opsi lain untuk bersantai. Kehadiran ayunan ini diharapkan menjadi titik baru yang lebih dinamis bagi pengunjung.
Maat menjelaskan bahwa ayunan tersebut tidak didesain sembarangan, melainkan dibuat dengan sentuhan estetik yang kental dengan nuansa bahari. Terdapat ornamen bergambar ikan dan terumbu karang yang sengaja disematkan untuk mencerminkan kekayaan ekosistem bawah laut Kepulauan Seribu. Konsep ini dipilih agar fasilitas baru tersebut benar-benar menyatu dengan karakter wisata Pulau Tidung.
Pembangunan fasilitas ini pun bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan kolaborasi solid antara Pokdarwis, para pelaku wisata setempat, serta dukungan dari pemerintah Kelurahan Pulau Tidung. Kehadiran ayunan ini murni inisiatif lokal yang bertujuan meningkatkan daya tarik kawasan Jembatan Cinta sebagai destinasi unggulan.
Menariknya, pembangunan ini juga melibatkan tangan dingin mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang mengabdi di sana. Keikutsertaan para mahasiswa dalam proses ini membuktikan sinergi nyata antara akademisi dan masyarakat dalam memajukan pariwisata daerah.
Mahasiswa KKN UGM, Hermansyah, memberikan apresiasi positif terhadap langkah ini. Menurutnya, inovasi seperti ayunan estetik sangat krusial untuk memberikan pengalaman baru bagi wisatawan, sehingga pengunjung memiliki banyak aktivitas seru selama berada di Pulau Tidung. Ia pun berharap kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi terus berlanjut demi meningkatkan daya saing destinasi wisata di Kepulauan Seribu.
Pokdarwis Cakrawala Bahari sangat optimis bahwa kehadiran fasilitas ayunan ini akan mendorong wisatawan untuk betah tinggal lebih lama. Tak hanya itu, diharapkan penambahan sarana ini mampu memikat wisatawan agar kembali berkunjung ke Pulau Tidung. Jadi, sudah siap berburu foto estetik di Jembatan Cinta?






