TriviaNews.id - Mengalir Dinamis, Mengupas Tuntas
TriviaNews.id - Mengalir Dinamis, Mengupas Tuntas
Medika

Bukan Cuma Penyakit Orang Tua! Ini Alasan Kenapa Anak Muda Wajib Cek Kolesterol di Usia 20 Tahun

Avatar photo
98
×

Bukan Cuma Penyakit Orang Tua! Ini Alasan Kenapa Anak Muda Wajib Cek Kolesterol di Usia 20 Tahun

Sebarkan artikel ini
Cek Kolesterol. Foto. Dok. istimewa
Cek Kolesterol. Foto. Dok. istimewa
Sering mengira kolesterol tinggi hanya menyerang mereka yang sudah berumur? Anggapan itu salah besar! Kolesterol adalah ‘silent killer’ yang bisa mengintai siapa saja. Simak fakta medisnya dan jangan tunggu sampai terlambat!

 

JAKARTA – Banyak dari kita yang masih menganggap remeh kolesterol tinggi dan mengaitkannya hanya dengan masalah kesehatan orang tua. Padahal, kolesterol tinggi dijuluki sebagai silent killer karena berkembang tanpa gejala sama sekali hingga akhirnya memicu komplikasi fatal seperti stroke atau serangan jantung.

Data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 pun mencatat fakta mengejutkan, di mana sekitar 39,5 persen penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol di atas batas normal.

Proses Penyumbatan Dimulai Sejak Remaja

Jangan menunggu usia paruh baya untuk mulai peduli kesehatan jantung. Menurut dr. Nancy Virginia, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Mitra Keluarga Kemayoran, proses penyumbatan pembuluh darah sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak usia 15 hingga 20 tahun.

Itulah sebabnya, para ahli medis menyarankan kita untuk mulai melakukan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini sejak memasuki usia 20 tahun.

Pemeriksaan berkala ini idealnya mencakup profil lipid lengkap, yang terdiri dari kolesterol total, LDL (kolesterol jahat), HDL (kolesterol baik), serta trigliserida. Selain itu, dr. Reinaldo, Kepala Departemen Medis Mitra Keluarga Kemayoran, menyarankan agar medical check-up tidak hanya berhenti di profil lipid saja.

Pemeriksaan juga sebaiknya mencakup kadar gula darah, tekanan darah, hingga evaluasi fungsi jantung untuk pencegahan total sebelum komplikasi muncul.

Mengenal Bahaya LDL dan Faktor Pemicunya

Tubuh memang membutuhkan kolesterol untuk membentuk sel dan hormon, namun masalah besar muncul saat kadar low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat terlalu tinggi. Kadar LDL yang melonjak akan memicu penumpukan plak berbahaya pada dinding pembuluh darah.

Ada beberapa faktor risiko utama yang wajib diwaspadai, di antaranya:

  • Riwayat penyakit diabetes dan hipertensi.

  • Kondisi obesitas atau berat badan berlebih.

  • Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

  • Faktor genetik atau riwayat penyakit jantung/kolesterol tinggi dalam keluarga.

Terapkan Lifestyle Hacks Sehat Sekarang Juga!

Kunci utama untuk menjaga kesehatan jantung adalah konsistensi dalam menerapkan pola hidup sehat sehari-hari. Berikut adalah langkah preventif yang dianjurkan oleh dokter:

  • Atur pola makan dengan membatasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh.

  • Rutin bergerak dengan melakukan olahraga minimal 150 menit setiap pekan.

  • Menjaga berat badan agar tetap berada di angka ideal.

  • Menjauhi rokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol.

Edukasi dan deteksi dini adalah langkah krusial untuk memutus rantai penyakit kardiovaskular. Mengingat kolesterol tinggi sering datang tanpa permisi, jangan lagi menunda untuk mulai peduli dengan kesehatan jantung kita dari sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *