Cikarang, Trivianews.id — Suasana pagi itu di ruang auditorium President University terasa begitu hidup, dipenuhi oleh ratusan mahasiswa yang menyimpan rasa penasaran tinggi terhadap sebuah agenda tak biasa.
Mereka berkumpul bukan untuk materi perkuliahan rutin, melainkan untuk menyelami misi kemanusiaan yang mendalam lewat program diseminasi bertajuk “Setetes Darah, Sejuta Harapan”.
Inisiatif luar biasa ini digagas oleh PDDI Cabang Jakarta Utara sebagai wujud nyata dari program nasional “Goes to Campus” yang dicanangkan untuk merangkul jiwa muda.
Di hadapan para audiens yang antusias, Sekretaris PDDI DKI Jakarta, Endang K.S., membuka cakrawala berpikir mahasiswa dengan membedah realitas krisis ketersediaan darah di Indonesia.
Perlahan tapi pasti, kisah perjalanan panjang PDDI dari Jakarta hingga kancah internasional terbentang, memperlihatkan betapa pentingnya membangun kesadaran kolektif sejak dini.

Suasana semakin menyentuh ketika pemateri memaparkan fakta medis bahwa satu kantong darah dapat menyelamatkan lebih dari satu nyawa berkat teknologi pemisahan komponen.
Rasa ingin tahu yang membuncah lantas memicu sesi diskusi yang sangat dinamis, di mana mahasiswa aktif melontarkan berbagai pertanyaan kritis penuh kepedulian sosial.
Merespons semangat tersebut, Endang K.S. menegaskan bahwa kaum muda memiliki kekuatan besar untuk menjelma sebagai penggerak perubahan dan influencer kemanusiaan di era modern.
Gelombang optimisme turut digaungkan oleh Ketua PDDI DKI Jakarta, Irjen Pol. (P) Drs. Pudji Hartanto, M.M., yang berharap kampus ini dapat menjadi mitra strategis yang berkelanjutan.
Kolaborasi lintas sektor ini semakin sempurna dengan kehadiran jajaran pengurus PDDI Jakarta Utara serta Dr. Charles Ong selaku Board of Advisor President University.
Menutup hari yang penuh makna itu, sebuah kesimpulan tertanam di dalam benak setiap peserta: bahwa setetes darah bukan sekadar cairan raga, melainkan secercah harapan bagi masa depan sesama.






