Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan imbauan mendesak bagi jutaan jemaah haji tahun 2026. Mengingat suhu di kawasan suci diprediksi menembus angka 47 derajat Celsius, jemaah diminta untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan pada jam-jam rawan, yakni pukul 10.00 hingga 16.00 waktu setempat.
Langkah ini diambil menyusul peningkatan risiko heatstroke (sengatan panas) dan kelelahan ekstrem yang mengancam keselamatan jemaah saat menjalankan rangkaian ibadah. Otoritas kesehatan Saudi melaporkan hingga saat ini, tim medis telah menangani sedikitnya 144 orang yang mengalami heatstroke.
“Kami mengimbau jemaah untuk tetap berada di dalam tenda atau akomodasi selama periode panas ekstrem. Hindari memaksakan diri melakukan perjalanan kaki jika kondisi fisik mulai terasa berat,” demikian pernyataan resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Antisipasi Medis Skala Besar
Sebagai upaya mitigasi lonjakan kasus kesehatan, Arab Saudi telah menyiagakan kekuatan medis yang masif, yakni lebih dari 50.000 tenaga kesehatan serta 3.000 ambulans yang tersebar di seluruh area suci.
Tidak hanya suhu panas yang menjadi musuh utama, cuaca tahun ini juga disertai ancaman angin kencang berkecepatan 15 hingga 40 km/jam. Angin ini berpotensi membawa debu dan pasir, yang sangat berisiko bagi jemaah dengan riwayat penyakit pernapasan.
Tips Aman Beribadah Saat Suhu Ekstrem:
-
Jaga Hidrasi: Perbanyak minum air putih meski tidak merasa haus.
-
Salat di Lokasi Dekat: Laksanakan salat di masjid terdekat dari penginapan guna meminimalisir paparan sinar matahari langsung.
-
Kenali Gejala: Segera hubungi layanan darurat 911 jika mengalami pusing, sakit kepala, suhu tubuh meningkat tajam, atau pandangan kabur.
-
Jangan Memaksa: Jangan memaksakan diri melakukan aktivitas fisik di luar ruangan jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.
Pemerintah terus mengingatkan seluruh jemaah, khususnya jemaah lansia dan yang memiliki kondisi kesehatan khusus, untuk mematuhi arahan petugas kesehatan di lapangan. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh jemaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan selamat di tengah tantangan cuaca yang dinilai berada pada level ekstrem.
Ringkasan Berita:
-
Imbauan Suhu: Larangan aktivitas luar ruangan pukul 10.00-16.00 waktu setempat saat suhu mencapai 44-47 derajat Celsius.
-
Risiko Kesehatan: 144 kasus heatstroke telah ditangani; tim medis menyiapkan 50.000 personel dan 3.000 ambulans.
-
Tantangan Tambahan: Angin kencang disertai debu dan pasir meningkatkan risiko gangguan pernapasan bagi jemaah.




